Senin, 12 Agustus 2013

Penyebab Rambut Rontok pada pria


Penyebab Rambut Rontok pada Pria

Gen
Gen kita tidak hanya menentukan bentuk, warna, ketebalan, kerapatan, dan laju pertumbuhan rambut kita, gen juga bisa menentukan bawaan dari kebotakan pada saat lahir atau kelainan struktur rambut yang diwariskan dari orang tua. Karena ini jenis rambut rontok ditentukan oleh gen, sulit untuk menemukan akar penyebab masalah, dan mungkin permanen.

Ras
Beberapa ras memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk mendapatkan rambut rontok. Pria Kaukasia lebih rentan dan bahkan dapat mengembangkan bentuk yang sangat parah dari kebotakan pria. Ras berkulit hitam dan orang Asia kurang rentan terhadap kerontokan rambut.

Usia
Ketika pria mencapai usia pubertas, jumlah folikel rambut mulai menurun dari waktu ke waktu. Pada usia 20 sampai 30, ada sekitar 615 folikel per sentimeter persegi di kulit kepala. Pada usia 30 sampai 50, jumlah folikel jatuh ke 485. Dan di usia 80 tahun, folikel akan turun menjadi 435 per sentimeter persegi. Penipisan rambut dapat dianggap sebagai bagian dari proses penuaan.

Perubahan hormonal
Bagi pria, rambut rontok bisa memburuk akibat perubahan hormonal yang tidak seimbang dengan usia. Dengan usia, seseorang dapat menghasilkan androgen yang berlebihan, yang dapat menyebabkan kebotakan pria.

Stres
Stres emosional yang berat dapat menyebabkan rambut rontok, dan memperburuk masalah rambut rontok yang ada. Oleh karena itulah mengapa banyak pemikir dan manajer yang botak karena mereka selalu di bawah tekanan berat dari pekerjaan mereka. Masalah stres yang serius dapat menyebabkan penyakit psikologis seperti depresi. Ini mungkin menyebabkan beberapa orang untuk menarik rambut mereka dan menyebabkan kerusakan rambut. Dan untuk laki-laki, setelah hari yang menegangkan di tempat kerja, akan menikmati merokok dan minum alkohol untuk bersantai. Ini dapat membantu seseorang untuk bersantai dan menghilangkan stres, tetapi juga dapat memperburuk masalah kerontokan rambut. (kesehatan.kompasiana.com)

Penyebab Rambut Rontok pada Pria dan Wanita

Mungkinkah kalian akan mengalami Rambut Rontok ? untuk itu kamu harus tau mengenai beberapa penyebab rambut rontok yang sering dialami oleh orang-orang didunia. Rambut rontok adalah salah satu masalah yang sering dikhawatirkan oleh kaum perempuan, akan tetapi rambut rontok tidak hanya terjadi para wanita akan tetapi ancaman kebotakan akibat rambut rontok juga merupakan masalah besar bagi kaum pria.

Ada beberapa alasan untuk rambut rontok seperti usia dan ketidakseimbangan hormon. Ketidakteraturan menstruasi, kadar testosteron alami yang lebih tinggi, pra dan pasca menopause, pil KB, kehamilan, stres, sakit, demam juga dapat memicu kerontokan rambut pada wanita. Mari kita cari tahu lebih lanjut penyebab utama rontok .

Penyebab Rambut Rontok pada


Penyebab Rambut Rontok pada Wanita

Siklus pertumbuhan rambut tak seimbang
Rambut tumbuh sekitar setengah inchi perbulan. Setiap rambut tumbuh dengan fase berbeda yang berlangsung antara 2-6 tahun. Fase ini termasuk periode tumbuh dan istirahat sebelum rontok dan folikel rambut menumbuhkan untaian rambut baru.

Tetapi ada sebagian wanita yang memiliki faktor genetik sehingga mereka lebih rentan mengalami kerontokan rambut akibat proses pertumbuhan rambut tidak normal. Gangguan ini disebabkan karena hormon androgen.

Kehamilan dan persalinan
Banyak wanita yang mengalami kerontokan rambut sementara sekitar 3 bulan setelah melahirkan. Kondisi ini disebut juga dengan telogen effluvium. Rambut akan kembali ke kondisi normal beberapa bulan setelahnya.

Gangguan hormonal
Jika tiroid Anda sangat aktif atau tidak aktif, rambut akan terkena dampaknya. Biasanya kerontokan rambut akan berhenti setalah gangguan tiroid teratasi. Rambut juga akan rontok jika terjadi gangguan hormon androgen dan estrogen.

Obat-obatan
Beberapa jenis obat memiliki efek samping merontokkan rambut. Namun kondisi tersebut akan berakhir setelah pengobatan dihentikan. Jenis obat yang bisa menyebabkan kerontokan rambut antara lain pengencer darah, obat asam urat, obat kemoterapi, terlalu banyak vitamin A, kontrasepsi, dan obat antidepresan.

Infeksi
Beberapa jenis infeksi, misalnya infeksi jamur di kulit kepala, juga akan menyebabkan kerontokan rambut pada anak-anak. Dengan obat antijamur kerontokan bisa dihentikan.

Penyakit autoimun
Diantara penyakit lain, lupus atau diabetes merupakan penyebab kerontokan rambut pada wanita. Kerontokan rambut juga bisa menjadi gejala adanya penyakit.

Kurang gizi
Diet terlalu ketat juga akan menyebabkan kerontokan rambut. Sayangnya mengembalikan pola makan menjadi sehat kembali tak cukup untuk menumbuhkan rambut, meski kerontokannya bisa dihentikan.

Gangguan emosional
Sebagian wanita mengalami kerontokan rambut saat menghadapi situasi traumatik atau emosional. Misalnya kematian anggota keluarga, perceraian, atau merawat keluarga yang sakit parah.

Menopause
Dari beberapa gejala menopause, kerontokan rambut adalah gejala yang paling sering dialami. (health.kompas.com)

Tips : Membaca Isi Hati Orang dengan Memahami Bahasa Tubuhnya

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari posting saya kemarin berjudul Tips : Membaca Pikiran Orang (Curiga itu Payah, Waspada Ngga Salah). Bisa dilihat di warta terkait. Sedangkan maksud dari disajikannya tulisan ini adalah untuk membantu Anda agar bisa lebih memahami pikiran dan perasaan orang lain serta respon jujur dari lawan bicara atau orang di sekitar Anda. Karena Anda membutuhkan umpan balik yang jujur, bukan kepura-puraan, agar tindak lanjut yang akan diambil oleh Anda dalam suatu perencanaan, baik rencana membina hubungan dengan orang lain secara umum atau pribadi, hubungan bisnis maupun politik dapat berlangsung dengan baik dan tepat sasaran.

Bahasa tubuh (body language)
Bahasa tubuh (body language) merupakan alat komunikasi primitif yang sudah lama dipergunakan oleh manusia. Bahasa tubuh merupakan gerakan tubuh dan bagian-bagiannya yang terjadi secara spontan dan merupakan hasil olah alam bawah sadar dalam upayanya mengekspresikan perasaan dan keinginan tersembunyi di dalam hati. Sejak manusia masih berupa bayi, perubahan mimik (ekspresi) wajah dan gerak anggota tubuh merupakan alat komunikasi antara si bayi dengan orang di sekitarnya. Karena seorang anak bayi masih belum bisa berkata-kata, maka bahasa tubuh menjadi bahasa utama dan penting sebagai alat pengungkap perasaan dan keinginannya yang harus dimengerti oleh orang di sekitarnya agar dapat memahami keinginan si bayi dan memenuhi kebutuhannya.

Beberapa contoh bahasa tubuh seorang anak bayi :
- Menggerak-gerakkan bibir dan mengecap-ngecapnya atau mengisap-isap jarinya : Salah satu tanda bahwa bayi sedang haus dan lapar.
- Memainkan lidah : Sedang senang, biasanya diikuti dengan menggerak-gerakkan tangan dan kaki.
- Telapak tangan menggenggam erat : Aku merasa udara dingin.
- Telapak Tangan membuka : Aku merasa udara hangat.
- Mengangkat kedua tangannya : Aku ingin digendong atau ingin bermain-main.
- Tersenyum : Aku sedang merasa senang dan bahagia karena terpuaskan keinginanku.
- Menangis : Aku sedang marah dan kesal karena tidak ada seorang pun yang memenuhi keinginanku.
- Menghentak-hentakkan kaki berarti perasaannya sedang meluap-luap. Apabila sambil tertawa berarti : Aku sedang merasa sangat senang dan bahagia yang luar biasa karena aku puas. Apabila sambil menangis berarti Aku merasa sangat marah dan kesal karena tidak ada orang yang memenuhi keinginanku.

Setelah manusia menjadi lebih dewasa dan mampu berkomunikasi dengan bahasa lisan secara fasih, bahasa tubuh masih merupakan alat komunikasi penting yang harus diperhatikan di dalam menjalin hubungan di antara sesama manusia. Ekspresi perasaaan dan keinginan yang muncul dari alam bawah sadar ini bisa menjadi tanda bagi kita dalam membaca isi hati lawan bicara kita. Bahkan seringkali ucapan kata-kata yang keluar dari mulut seseorang ternyata tidak bersesuaian dengan bahasa tubuh yang ditunjukkan oleh gerak tubuh dan mimik wajahnya, atau dengan kata lain ada upaya menutup-nutupi perasaan yang sesungguhnya.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memahami bahasa tubuh :
1. Bagian-bagian tubuh yang harus diperhatikan seperti kepala dan wajah serta bagian-bagiannya, dan tubuh bagian bawah dan anggotanya seperti tangan dan kaki.
2. Perubahan mimik atau ekspresi wajah.
3. Gerakan tangan dan kaki.
4. Arah dan posisi tubuh.
5. Areal atau wilayah di dalam dan di luar tubuh.

Bahasa tubuh dalam pergaulan sehari-hari
1. Apabila Anda sedang berbicara dengan seseorang dan lawan bicara kita tampak melakukan hal-hal seperti berikut ini :
- Berbicara dan tidak berani bertatapan mata, biasanya setelah terjadi kontak mata sebentar langsung mengalihkan pandangan ke arah lain : Pada dasarnya dia tidak mau diketahui maksud hatinya yang sesungguhnya, kemungkinan juga ada rahasia yang disembunyikan.
- Berbicara sambil memegang-megang ujung hidung atau daun telinga dan biasanya tidak berani menatap mata kita : Kemungkinan besar dia sedang berbohong
- Apabila berbicara pada posisi berdiri dan dia tidak menghadapkan tubuhnya persis kearah Anda : Dia tidak begitu berminat berbicara dengan Anda, bahkan meremehkan Anda.
- Berbicara sambil melihat ke sekeliling : Dia sedang mencari seseorang atau sedang mencari perhatian orang-orang di sekitar.
- Berbicara sambil mengangkat salah satu kakinya dan diletakkan di atas kaki yang lain : Dia berusaha menunjukkan statusnya.
- Berbicara sambil kedua tangan saling meremas atau salah satu tangan mengelus-elus tangan yang lain dan badan agak membungkuk : Dia sedang berusaha memperoleh rasa belas kasihan Anda.
- Mendengarkan Anda sambil memegang dagu dan mengelus-elusnya : Dia sedang berusaha menilai Anda dan apa yang Anda bicarakan.
- Mendengarkan Anda sambil menopang dagu dengan tangannya : Dia sedang memperhatikan Anda dan apa yang Anda bicarakan. Apabila dia bersikap seperti itu sambil mencibir dan sedikit mendongakkan kepala serta alis mengernyit : Dia sedang berpikir keras memahami pembicaraan Anda atau ada isi pembicaraan yang tidak sesuai dengan pemikirannya.
- Mendengarkan dengan salah satu tangan menopang kepala dengan jari telunjuk menyentuh pelipis : Dia sedang berpikir atau berusaha menunjukkan bahwa sedang menyimak pembicaraan Anda.
- Mendengarkan Anda sambil mengelus-elus lehernya, terkadang memandang ke arah lain : Dia sudah bosan berbicara dengan Anda atau dengan topik pembicaraannya.
- Mendengarkan Anda sambil garuk-garuk kepala : Dia terpaksa mendengarkan pembicaraan Anda atau terpaksa bertemu dengan Anda.
- Mendengarkan Anda tapi kedua telapak tangan ditekankan di atas paha atau lutut : Dia sudah ingin mengakhiri pembicaraan dan ingin meninggalkan tempat itu.
- Mendengarkan sambil menoleh ke kanan dan ke kiri : Dia sedang tidak fokus dengan pembicaraan dan suka minta perhatian orang atau sedang mencari seseorang.
- Mendengarkan Anda dengan kedua mata terbuka lebar menatap Anda : Dia berminat dengan Anda atau pembicaraannya.
- Mendengarkan sambil kedua tangan bersedekap di dada dan/atau kedua kaki disilangkan : Apabila tatapannya tajam, maka hati-hati ada pembicaraan Anda yang agak bertentangan dengannya atau cara Anda berbicara yang tidak disukainya. Apabila dia sering menoleh ke arah lain tampaknya dia kurang berminat untuk berbicara (sedang ingin diam atau sendiri).
- Apabila dia adalah tamu Anda dan dia sering berdehem-dehem sambil menelan air liur atau membasahi bibir dengan lidah : Kemungkinan besar dia sedang haus dan Anda harus segera menawarkan minuman kepadanya.
- Apabila dia sering menatap ke cangkir atau gelas di depannya : Dia menunggu dipersilakan minum oleh Anda atau meminta tambahan air.

2. Apabila Anda sedang berkumpul dan mengobrol dengan beberapa orang, maka perhatikanlah hal-hal seperti berikut ini :
- Apabila selama pembicaraan Anda jarang ditoleh dan disapa : Anda tidak diharapkan ikut di dalam pembicaraan itu atau pendapat Anda tidak dibutuhkan oleh mereka.
- Perhatikan dada teman-teman bicara Anda di sebelah kanan maupun kiri, apabila cenderung mengarah kepada Anda : Anda tetap diharapkan ikut di dalam pembicaraan tersebut.
- Pembicaraan Anda disela dan dipotong, lalu teman-teman Anda berbicara sesama mereka : Anda sudah seharusnya pergi karena kehadiran Anda benar-benar tidak diharapkan.
- Apabila dalam posisi berdiri, arah salah satu telapak kaki teman-teman Anda menuju ke arah Anda : Mereka berminat berbicara dengan Anda.

3. Apabila Anda seorang pria dan di depan Anda ada seorang wanita yang belum dikenal.
- Dia sering melihat ke arah Anda : Dia berminat terhadap Anda
- Dia menghadapkan duduknya ke arah Anda : Dia benar-benar menunjukkan minatnya kepada Anda
- Dia tersenyum terlebih dulu kepada Anda : Dia mengharap disapa oleh Anda
- Dia memain-mainkan rambutnya sambil sesekali melirik ke arah Anda : Dia mencoba menarik perhatian Anda.
- Dia mengelus-elus bagian tubuhnya seperti tangan, leher atau dada : Dia mencoba menarik perhatian Anda secara seksual dengan menunjukkan kecantikannya.
- Dia duduk dengan mengangkat salah satu kakinya dan diletakkan di atas kaki yang lain : Dia sedang menunjukkan status sosialnya. Apabila dia memperlihatkan betisnya berarti dia juga berusaha menunjukkan kecantikannya.
- Dia menatap ke arah lantai sambil memainkan bagian pakaiannya atau menggoyang-goyangkan kakinya dengan sudut matanya mencuri-curi pandang ke arah Anda : Dia benar-benar mengharapkan Anda segera mendekatinya, menyapanya dan memulai perkenalan.
- Dia menggeser duduknya atau mencari tempat duduk baru yang ada ruang kosong di sampingnya : Dia mempersilakan Anda untuk pindah duduk di sampingnya.
- Dia mengedipkan sebelah matanya kepada Anda : Dia membuka peluang untuk suatu hubungan intim.

4. Saat Anda seorang pria sedang berbicara dengan seorang wanita.
- Dia mendengarkan sambil menatap Anda dengan mulut agak terbuka dan membasahi bibirnya dengan lidah : Dia akan bersedia bila dicium.
- Dia mendengarkan sambil menatap Anda dengan mencondongkan dadanya : Dia akan bersedia bila dipeluk.
- Dia berbicara sambil kedua tangan bersedekap di dada : Dia mempertegas bahwa dia hanya seorang teman bicara atau diskusi.
- Dia tidak menarik tangannya ketika disentuh jarinya : Dia membuka kesempatan untuk membina hubungan lebih dekat.
- Dia tidak menarik tangannya ketika disentuh bagian siku : Dia tidak akan menolak apabila diajak kencan.
- Pada umumnya semakin dekat suatu sentuhan dengan tubuh bagian dalam (dada dan perut), maka semakin intim suatu hubungan.
- Apabila didekati oleh Anda, dia mengambil sedikit langkah mundur : Dia menunjukkan sikap defensif, jadi Anda harus berhati-hati dan jangan keliru bersikap.
- Apabila dia secara atraktif mencubit atau menepuk tangan Anda atau membersihkan debu atau kotoran di baju Anda, dan biasanya diikuti lirikan ke sekeliling : Dia berusaha menunjukkan kepada orang lain di sekitar bahwa dia akrab atau intim dengan Anda.

5. Apabila Anda seorang wanita dan di depan Anda ada seorang pria yang belum dikenal.
- Dia tersenyum kepada Anda : Anda sesuai dengan seleranya.
- Dia menggaruk-garuk lehernya dan menatap ke atas maupun ke kanan-kiri : Dia gugup dan salah tingkah.
- Dia memalingkan wajah ke arah lain tapi sering melirik ke arah Anda : Dia tidak berani mendekati Anda atau karena ada pria lain di samping Anda yang diduganya adalah pasangan Anda.

6. Saat Anda seorang wanita sedang berbicara dengan seorang pria.
Sambil berdiri :
- Salah satu tangannya memegang tangan yang lain di depan pinggangnya : Dia adalah pria yang sangat sopan.
- Salah satu atau kedua tangannya ada di saku celananya : Dia merasa lebih berkuasa dari Anda.
- Dia meletakkan salah satu tangannya ke dinding tempat Anda bersandar : Dia merasa bisa menguasai Anda.
- Dia berbicara dengan terus-menerus menatap mata Anda : Dia sedang menunjukkan perasaannya kepada Anda.
- Dia sering melihat ke dada Anda atau bagian tubuh lainnya : Dia menyukai bagian-bagian yang dilihatnya tersebut.

Sambil duduk :
- Jari jemari kedua tangannya disilangkan seperti orang berdoa dan diletakkan di depan mulutnya : Dia sedang bingung untuk mengambil keputusan.
- Dia mendengarkan Anda berbicara dengan salah satu atau kedua telapak tangannya menopang pipinya : Dia bosan dengan pembicaraan atau bosan dengan duduk-duduk saja atau sedang mengantuk.
- Dia melingkarkan tangannya ke bahu Anda atau sandaran kursi di belakang Anda : Dia ingin memeluk Anda dan memberi kesan melindungi Anda. Apabila dilakukan di hadapan orang lain : Dia ingin menunjukkan kepada orang lain bahwa dialah pemilik diri Anda.

7. Apabila Anda sedang berada dalam situasi jual beli
- Penjual yang akan mengambil untung sangat besar dari Anda biasanya tidak berani menatap mata Anda saat tawar-menawar, saling mencuri-curi pandang dengan temannya sesama pedagang dan ketika Anda sedang mempertimbangkan harga yang ditawarkannya, dia kemudian pergi menjauh dan pura-pura sibuk, lalu melirik Anda sambil berharap Anda menerima tawaran tersebut.
- Penjual yang berbohong tentang keaslian suatu barang, biasanya tidak berani menatap mata Anda saat tawar-menawar dan berkesan tidak mau banyak bicara untuk menjelaskan spesifikasi barang tersebut dan tidak mau berlama-lama dalam tawar-menawar.
- Pembeli yang memegang-megang banyak barang : Dia tidak benar-benar berniat membelinya satu pun.
- Pembeli yang memegang satu macam barang dan dengan serius menanyakannya kepada Anda (Penjual) : Dia benar-benar berniat membelinya.
- Pembeli yang kehilangan senyumannya setelah Anda memberitahukan harganya : Dia sedang mempertimbangkan untuk menawar harganya atau tidak jadi membelinya.
- Pembeli yang pergi menjauh namun matanya masih melirik barang yang tidak jadi dibelinya : Dia benar-benar berminat terhadap barang itu.

Ciri-ciri Fisik Anak Indigo

Beberapa tulisan dan buku yang membahas mengenai anak Indigo hanya mengemukakan ciri-ciri perilaku dan kejiwaannya saja, dan tidak ada yang secara spesifik menjelaskan ciri-ciri fisiknya. Apakah ciri-ciri fisik anak Indigo itu, yang membedakannya dengan anak-anak pada umumnya, memang ada?
Berbicara mengenai jiwa dan gambaran perubahannya yang muncul pada fisik, pasti sudah banyak orang yang tahu. Bagaimana emosi, seperti marah, sedih, dan gembira akan tergambar pada perubahan raut wajah, atau gerakan bahasa tubuh lainnya.
Emosi yang terjadi secara berulang-ulang dalam jangka waktu yang lama bisa membuat suatu perubahan yang menetap pada roman muka dan tampilan fisik lainnya. Orang yang berkarakter jahat, sebagai contoh, seperti narapidana kambuhan, preman atau orang yang dalam kehidupannya sehari-hari selalu bergelut dengan dunia kejahatan, akan tergambarkan pada wajahnya dengan jelas. Begitu juga dengan orang yang berkarakter baik, seperti orang yang penolong, dermawan, baik hati, wajahnya akan tampak menyenangkan, teduh dan memberikan ketenangan apabila dipandang.
Pemahaman itulah yang digunakan dalam pembuatan karakter tokoh film atau animasi kartun, di mana seorang penjahat divisualisasikan dengan muka yang bengis, sorot mata kejam, jarang tersenyum, sedangkan seorang pemuka agama bermuka bersih bercahaya, seorang penegak hukum dengan wajah tegas, dan lain sebagainya.

Ciri-ciri fisik sejak lahir, anak-anak hingga dewasa
Anak Indigo terlahir dengan jiwa yang tua, atau tingkat kedewasaan dini pada usia sangat muda atau anak-anak. Sebagian anak Indigo bahkan memperlihatkan pertumbuhan jiwa yang luar biasa sejak usia bayi, seperti kemampuan berpikir analitik dalam memahami fungsi benda-benda, menilai karakter orang dewasa, mengungkapkan maksud hatinya kepada orang di sekitarnya, dan lain sebagainya. Pengaruh perkembangan jiwa yang terlalu cepat itu juga tampak pada pertumbuhan fisik seperti gigi yang muncul lebih cepat, dan kemampuan motorik seperti berjalan dan berbicara yang lebih dulu dari bayi pada umumnya.
Karena kemampuan anak Indigo terletak pada kekuatan jiwanya, maka bentuk fisik secara spesifik banyak terdapat di bagian kepalanya. Ciri yang khas adalah bentuk kepala yang sedikit agak lebih besar dari bayi atau anak-anak pada umumnya, terutama pada bagian lingkar kepala, dan dahi serta kening yang lebih lebar.
Kuantitas otak anak Indigo biasanya lebih besar disebabkan penggunaannya relatif lebih sering sejak usia dini tadi. Mereka berpikir dan menganalisa setiap apa yang dilihat, didengar atau dirasakannya.
Pelebaran pada lingkar kepala menunjukkan penggunaan kemampuan telepati, pada kening adalah analitik, sedangkan dahi adalah visualisasi dan imajinasi citra-citra supranatural.
Bentuk daun telinga pun mempunyai bentuk yang sedikit lebih keluar dari kepala, memanjang pada bagian ujung atas, dan agak menekuk ke atas pada bagian cuping bawah. Lebih kuatnya “insting reptil” merupakan sebab kemunculan ciri binatang yang tergambar pada bentuk daun telinga ini.
Begitu juga dengan mata, terutama tatapan mata yang sangat tajam dan dalam, dengan bagian pupil atau orang-orangan mata yang lebih besar, sehingga tampak hanya tersisa sedikit ruang untuk warna putih mata. Pandangan mata anak Indigo bertolak belakang dengan pandangan mata anak autis. Kalau anak autis tidak bisa menatap mata orang lain, atau tidak bisa berkonsentrasi pada satu titik dalam waktu yang lama, sedangkan anak Indigo sebaliknya, mereka dengan berani menatap – sambil menganalisa karakter – orang dewasa di depan mereka, dan tingkat konsentrasinya terhadap sesuatu sangat tinggi untuk ukuran mereka. Sedangkan orang-orangan mata yang lebih besar menunjukkan kemampuan melihat makhluk gaib dan hal-hal yang tersembunyi lainnya dari dimensi-dimensi lain. Selain itu ada sebagian anak Indigo yang terlahir dengan mata agak sedikit jereng, baik ke tengah – ke arah hidung – atau ke luar.
Susunan gigi-geligi mereka biasanya terlihat rapi dan bagus, dan terasa sangat tajam apabila anda merasakan gigitannya. Pada usia bayi ketika mulai tumbuh satu dua gigi, mereka cenderung melakukan kegiatan gigit-menggigit yang lebih sering dan intensif.
Ada semacam tanda aneh yang mungkin ditemukan pada saat kelahirannya – dan mungkin terbawa sampai usia beberapa tahun. Tanda itu terdapat di dahi, di antara kedua mata, sedikit agak di atasnya. Tanda yang pada sebagian anak Indigo terlihat cukup jelas seperti bekas pukulan yang membekas dalam dengan warna agak gelap samar. Tanda ini seperti “mata ketiga” yang menampakkan dirinya secara fisik.
Demikianlah sedikit pengetahuan saya tentang ciri-ciri fisik anak Indigo, yang mungkin bisa membantu para orang tua dalam mengenali keindigoan pada anak-anak mereka, terutama sejak usia bayi (balita) hingga usia anak-anak. Ciri-ciri tersebut di atas bisa saja akan bertahan hingga usia dewasa, namun biasanya akan mengalami penurunan atau peningkatan sesuai perubahan perilaku dan emosi jiwa. Namun secara umum, ukuran kepala yang lebih besar, bentuk daun telinga, dahi dan kening yang lebar, dan tatapan mata akan bertahan hingga usia dewasa.

4 Tanda-tanda Anda Punya Kemampuan Batin

Banyak orang ingin mempunyai kemampuan batin, seperti mengetahui sesuatu yang akan terjadi, melihat hal-hal yang tersembunyi, melihat makhluk ghaib atau melihat gambaran masa depan. Mereka ingin mempelajari bagaimanakah cara agar kemampuan tersebut bisa dikuasai.
Anak-anak mempunyai kemampuan batin yang lebih baik dari orang dewasa secara umum. Hal itu disebabkan anak-anak belum terpengaruh oleh pandangan negatif yang berkembang di masyarakat mengenai orang yang mempunyai kemampuan batin atau paranormal. Tingkat kepercayaan anak-anak terhadap perasaan dan intuisi sangat besar, sehingga mereka seringkali mengenal orang yang berniat jahat atau merasakan akan terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan.
Sebagian orang diberikan kelebihan kemampuan batin tersebut terjaga hingga usia dewasa. Apabila anda mengalami tanda-tanda yang disebutkan di bawah ini, berarti anda positif mempunyai kemampuan batin, dan sebaiknya terus mengembangkannya sehingga berguna bagi hidup Anda.
Tanda ke-1
Salah satu tanda bahwa anda mempunyai kemampuan batin adalah mimpi-mimpi.  Jika mimpi anda sangat hidup atau seperti terjadi sungguh-sungguh, kemungkinan anda mempunyai kemampuan batin.  Begitu juga mimpi yang serupa atau berulang beberapa kali, atau juga mimpi yang bersambung.  Mimpi-mimpi bekerja pada tingkat yang berbeda-beda.  Mimpi-mimpi merupakan cerminan dari keadaan dan perasaan anda mengenai situasi tertentu.  Mimpi-mimpi yang mengandung kekuatan batin biasanya mudah diikuti dan lebih mudah diingat.
Tanda ke-2
Semakin sering anda dapat merasakan perasaan orang lain dan meramalkan kejadian yang akan terjadi padanya, berarti anda memiliki kemampuan batin.  Orang yang mempunyai kemampuan batin biasanya senada dengan keadaan di dalam hidup orang lain atau penuh empati.  Kadang-kadang anda mengetahui orang yang akan menelepon anda sebelum telepon berdering atau melihat orang yang berada di balik pintu.  Banyak sekali paranormal mempunyai kemampuan untuk mengatakan kepada seseorang ketika akan terjadi keadaan bahaya. Sering kali paranormal dapat meramalkan berbagai hal secara spesifik yang akan terjadi pada keluarga atau temannya.
Tanda ke-3
Ukurannya adalah aktivitas rohani anda.  Seorang paranormal biasanya sangat spiritual. Jika anda mempunyai suatu perasaan terkoneksi secara universal kepada dunia dan mempunyai keyakinan yang kuat kepada Tuhan atau Kekuatan Tertinggi, maka sangat besar kemungkinan anda mempunyai kekuatan batin.  Paranormal pada umumnya percaya adanya hidup setelah kematian dan percaya bahwa jiwa mampu untuk berada di dimensi-dimensi lain.  Kadang-kadang juga paranormal berkomunikasi dengan orang yang sudah meninggal.
Tanda ke-4
Berusaha meningkatkan kekuatan batin.  Orang-orang yang mempunyai kekuatan batin cenderung untuk meningkatkan kemampuannya melalui meditasi.  Jika anda menyukai meditasi, untuk meningkatkan kemampuan batin, dan merasakan suatu hubungan dengan dunia luar di saat anda sendirian, anda sangat mungkin mempunyai kekuatan batin.
Apabila anda sudah merasakan adanya tanda-tanda tersebut, lakukanlah pengembangan dengan latihan yang benar dan teratur disertai keyakinan yang kuat bahwa anda akan bisa, sambil terus dipraktekkan agar menjadi semakin kuat.

Benturan Pada Kepala Dan Ancamannya Pada Mata

da beberapa hal yang perlu Anda ketahui perihal benturan kepala. Kepala memang merupakan bagian tubuh yang sangat rawan karena di dalam tulang tengkorak kepala tersimpan aset kehidupan yang sangat penting yaitu otak dan sistem saraf pusat lainnya. Benturan pada kepala dari cukup ringan hingga lebih berat potensial menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.
Cedera kepala adalah penyebab kematian utama dari kecelakaan lalu lintas, khususnya kecelakaan pengendara motor yang tidak memakai helm. Pada kecelakaan lalu lintas atau trauma fisik lainnya, benturan yang relatif keras pada kepala dapat menimbulkan berbagai gangguan seperti gegar otak (commotion serebri), retak dan patah tulang tengkorak, perdarahan dalam tengkorak dan tidak jarang berbuntut pada koma. Mungkin hal tersebut sudah umum diketahui khalayak, termasuk juga efek benturan kepala yang lebih ringan yang dapat menimbulkan benjol (hematoma).
Efek benturan kepala yang masih kurang dipublikasikan adalah efek terhadap gangguan mata. Benturan kepala atau wajah dalam kekuatan sedang-berat sudah potensial menimbulkan gangguan pada mata. Satu hal yang sering luput dibicarakan adalah terjadinya katarak post trauma benturan. Selama ini katarak dikenal sebagai penyakitnya orang berusia uzur dan merupakan faktor usia. Namun ada satu jenis katarak yang dapat berkembang setelah beberapa tahun kemudian pasca benturan pada kepala-wajah yaitu katarak traumatika.
Setiap benturan kepala akan mengguncang seluruh komponen kepala termasuk organ di dalamnya, antara lain bola mata. Goncangan pada bola mata akan mengoyak selaput lensa mata yang berfungsi sebagai pelindung dan pengatur metabolisme lensa mata. Akibatnya dalam sejak saat benturan proses metabolisme di bola mata mulai kacau dan mulai terjadi proses katarak.
Katarak pasca benturan tersebut tidak dapat diprediksi kapan munculnya, tapi jika seseorang yang berusia relatif muda datang dengan katarak, riwayat benturan kepala memang seringkali dijumpai. Katarak merupakan penyebab kebutaan nomor satu di Indonesia. Katarak oleh karena sebab apapun relatif tidak dapat dicegah, tetapi kebutaan karena katarak dapat diatasi dengan jalan operasi dengan berbagai tekniknya.
Katarak juga dapat terjadi pada luka tajam pada yang menusuk bola mata, dan proses ini dapat berlangsung lebih cepat daripada trauma benturan tumpul pada kepala. Benturan pada kepala juga sangat riskan apabila menimpa seseorang dengan rabun jauh (miopi) atau berkacamata lensa negatif berat (> -6 dioptri). Pada mata orang dengan miopi berat, lapisan retina (reseptor penglihatan di dalam bola mata) nya sangatlah tipis. Akibatnya setiap benturan yang relatif sedang-sedang saja (misal mukanya tertabrak cukup keras dengan bahu teman yang sedang berlari saat berolahraga) akan mampu merobek perlekatan retina pada dinding bola mata. Terlepasnya retina tersebut dikenal sebagai ablation retina dan akan menimbulkan gejala kebutaan atau penurunan penglihatan tiba-tiba. Hal ini tentunya merupakan kegawatdaruratan dalam bidang kesehatan mata, sehingga apabila kondisi ini terjadi, ia harus segera dibawa ke rumah sakit yang ada spesialis bedah matanya dalam waktu 48 jam agar kebutaan permanen dapat dihindari.

The Hunger Games: Catching Fire

After winning the 74th Hunger Games in the previous novel, Katniss Everdeen and Peeta Mellark return home to District 12, the poorest sector in the country of Panem. On the day that Katniss and Peeta are to start a "Victory Tour" of the country, she is visited by President Snow, who explains that he is angry with her for breaking the rules at the end of the last Hunger Games, which permitted both Peeta and Katniss to win. Snow tells Katniss that when she defied the Capitol, she inspired rebellion in the districts.
The first stop on the Victory Tour is District 11, the home of Katniss's deceased friend and ally in the Hunger Games, Rue. During the ceremony, Katniss delivers a brief speech to the people of District 11, thanking them for their participants in the Games. When she is done, an old man whistles the tune that Katniss used in the arena to tell Rue that she was safe. The song acts as a signal and everyone salutes Katniss, using the same gesture that she used to say farewell to Rue. Leaving District 11, Katniss and Peeta proceed to travel to all of the twelve districts and the Capitol. During an interview, Peeta proposes to Katniss publicly, hoping to settle the dispute between Katniss and President Snow and placate the growing rebellion. Despite this, Katniss learns that their attempts of subduing revolt in the districts have failed.
Shortly after returning to District 12, Katniss encounters two runaways from District 8. They explain their theory that District 13 was not wiped out by the Capitol, contrary to what the other districts have been led to believe, and that many of its residents survive in underground shelters. Later, it is announced that, for the 75th Hunger Games, 24 victors from previous years will be forced to compete once again. This is the third occurrence of the "Quarter Quell": an event that occurs every 25th year of the Games and allows the Capitol to introduce a twist. Knowing that she and Peeta will both be competing in the Games a second time, Katniss decides that she will devote herself to ensuring that Peeta becomes the Quarter Quell's victor. However, Peeta is devoted to protecting her.
During the Games, set in a jungle with a saltwater lake, Katniss and Peeta join up with two other previous victors: Finnick Odair, a 24-year-old man who survived the Games at the age of 14, and Mags, Finnick's 80-year-old mentor, both from District 4. After Mags's death, Katniss, Peeta and Finnick join forces with Johanna Mason, a sarcastic and often cruel victor from District 7, and Beetee and Wiress, an older couple from District 3 who are said to be "exceptionally smart". Wiress soon proves her genius by revealing to Katniss that the arena is arranged like a clock, with all of the arena's disasters occurring on a timed chart. After Wiress is killed, Katniss learns of Beetee's plan to harness lightning in order to electrocute two other contenders. In the final chapters, Katniss directs the lightning at the force field that contains the arena, thereby destroying the arena and resulting in her temporary paralysis.
When Katniss wakes up, she is being transported to District 13, joined by Finnick, Beetee, and her mentor, Haymitch Abernathy. She learns that Peeta and Johanna have been captured by the Capitol, and is informed that there had been a plan among most of the contestants to break out of the arena—Beetee had been attempting to destroy the force field in the same way that she did. The book ends when Katniss's best friend, Gale, comes to visit her and informs her that, though he got her family out in time, District 12 has been bombed and destroyed.

Themes

The main themes of Catching Fire include survival,[2] and the conflict between interdependence and independence. As reviewer Margo Dill noted, "In [Catching Fire], Katniss and Peeta are definitely interdependent. They are both helping each other to survive. As a matter of fact, they want the other one to survive more than they do themselves." Dill goes on to explain how this likely increases the chances of each character dying.[3]
Government control is another important theme, both within the book and throughout the entire trilogy. After suppressing the first rebellion, the Capitol establishes rules in order to restrict and control the citizens' lives. Examples noted by Dill include that, "the 75th annual Hunger Games have 'new' rules that cause Katniss and Peeta to be in danger once again. More 'Peacekeepers' are placed in districts to diminish any hope that the citizens started to have after the last Hunger Games."[3] Another major theme throughout the trilogy is the media and the influence or power that popular culture has over the emotions, wishes and views of society. Other themes in the book include morality, obedience, sacrifice, redemption, love, and law.[2]

Publication history[edit source | edit]

Catching Fire had a preliminary hardcover release date of September 8, 2009, which was moved up to September 1 in response to requests by retailers to move the release to before Labor Day and the start of school for many readers.[4] It was also published as an audiobook on the same day.[5] Advance reading copies were available at BookExpo America in New York City,[6] and were sent out to some booksellers, and offered as prizes in Scholastic's "How Would You Survive" writing contest in May 2009. An eBook version was also published on June 3, 2010.[5] Catching Fire had an initial print of 350,000 copies,[4] a number which had grown to over 750,000 by February 2010.[7] The release of Mockingjay, the third novel of the series, followed on August 24, 2010